Sabtu, 20 Oktober 2012

Mengapa "Partikel Tuhan" Tak Raih Nobel 2012?

Nobel Fisika 2012 diberikan pada dua ilmuwan kuantum optik.


Simulasi partikel Higgs boson
Simulasi partikel Higgs boson (livescience.com)

Saat Anugerah Nobel Bidang Fisika 2012 diberikan pada dua ilmuwan, Serge Haroche asal Prancis, dan David Wineland dari Amerika Serikat, orang-orang bertanya-tanya, mengapa penemuan spektakuler tahun ini, Higgs boson, tak dilirik Komite Nobel.

Padahal, penemuan yang diumumkan 4 Juli 2012 lalu mungkin adalah yang paling seksi, sekaligus paling signifikan  dalam 50 tahun terakhir. Bahkan mereka yang tidak tertarik dengan Fisika, sibuk mencari tahu soal partikel yang juga tenar dengan sebutan "partikel Tuhan".

Mengapa penghargaan Nobel diberikan pada pelopor kuantum optik, yang tak sekeren "partikel Tuhan?

Ada beberapa alasan. Pertama, soal waktu. Pengajuan nominasi Nobel ditutup pada bulan Februari, sementara penemuan Higgs boson diumumkan Juli lalu. "Nominasi harus diajukan di awal tahun. Proses hukum mewajibkan bahwa mereka harus menunggu nominasi setelah penemuan dilakukan," kata fisikawan Peter Gibbs saat menilai peluang Higgs boson pekan lalu.

Namun, keputusan komite Nobel melewatkan momentum Higgs boson disesalkan  Jon Butterworth, ilmuwan yang bekerja di ATLAS yang membantu penemuan partikel baru itu. "Pekerjaan teoritis asli diselesaikan di awal tahun 1960-an, dan ditemukan petunjuk yang sugestif pada Desember 2011, saya harap bukan karena komite  meabaikannya."

Kemungkinan lain, pemberian Nobel pada Higgs boson masih terlalu dini. "Butuh beberapa tahun bagi Komite Nobel untuk memberikan penghargaan," demikian menurut jurnalis sains senior, Charles Seife. Ada hukum tak tertulis terkait Nobel, bahwa ilmuwan harus menunggu beberapa saat untuk mendapatkan penghargaan bergengsi itu.

Yang juga memusingkan tim Nobel adalah, menentukan siapa yang berhak mendapatkan Nobel atas penemuan Higgs boson. Meski ada pembatasan, Nobel hanya diberikan pada orang yang masih hidup. Lalu, apakah Peter Higgs, Francois Englert, atau ribuan ilmuwan yang CERN yang berperan dalam penemuan "partikel Tuhan".

Keyakinan para ilmuwan yang masih 99,999 persen bahwa partikel itu adalah Higgs boson juga mungkin jadi pertimbangan komite Nobel. Penjelasan yang lebih koklusif tentang "partikel yang konsisten dengan Higgs boson" baru akan di keluarkan CERN dua bulan lagi, pada akhir tahun.

Namun, ilmuwan ATLAS, Butterwort yakin, alasan ini mengada-ada. "Tak ada keraguan bahwa boson baru telah ditemukan. Satu-satunya keraguan adalah, apakah itu sejatinya Model Standar Higgs boson." (Sumber: Atlantic Wire | umi)



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar