Selasa, 02 Oktober 2012

Hindari Sensor, "Hacker" Akan Orbitkan Satelit Sendiri



NASA
ILUSTRASI Satelit
KOMPAS.com - Banyak pelaku dunia hiburan yang menggunakan internet untuk kepentingan industri. Bagi kelompok hacker (peretas), yang mereka butuhkan bukanlah uang, melainkan kepuasan untuk mendapatkan dan membagikan informasi. Kebebasan ini kadang dibatasi oleh sensor, terutama oleh pemerintah.

Agar memiliki jaringan sendiri yang bebas dari sensor, kelompok peretas berusaha meluncurkan satelit komunikasi ke luar angkasa. Hal ini diampaikan secara lengkap dalam sebuah acara bertajuk Chaos Communication Congress yang berlangsung di Berlin, Jerman.
Proyek peluncuran satelit yang diberi nama Hackerspace Global Grid (HGG) akan mengirimkan minimal satu satelit ke orbit, yang akan berkomunikasi dengan berbagai stasiun bumi (ground station), dengan menciptakan jaringan independen.

"Tujuan pertama adalah menciptakan internet yang tidak memiliki sensor di suatu tempat.  Mari kita buat internet di luar kontrol entitas teresterial," ujar aktivis Nick Farr. Tim ini berharap prototipe tiga stasiun bumi bisa rampung dalam paruh pertama tahun 2012, dengan perangkat yang akan diproduksi dan dijual tanpa mengambil keuntungan. Diperkirakan setiap ground station akan menghabiskan biaya sekitar 100 Euro (setara dengan 130 dollar AS).

Namun, Professor Alan Woodward dari Universitas Surrey mengatakan, sangat sulit untuk melihat bagaimana satelit dapat digunakan sebagai grid komunikasi. "Ketika satelit menjauh dari bumi maka akan ada keterlembatan sinyal sehingga mengganggu aplikasi internet tertentu," jelas Prof. Woodward. Ia menyarankan satelit ditempatkan di orbit geostasioneri di atas garis khatulistiwa sehingga memungkinkan mereka untuk mencocokkan gerakan bumi.

Prof. Woodward menambahkan, penempatan satelit di luar angkasa untuk mendapatkan jaringan internet tanpa sensor mungkin juga tetap akan berbenturan dengan aturan hukum di masing-masing negara. Aktivitas ini merupakan aktivitas ilegal, dan negara manapun bisa menonaktifkan satelit ini apabila berada dalam wilayah satelit milik suatu negara tertentu. 
Sumber :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar