Jumat, 07 Desember 2012

Facebook "Menguping" Percakapan Penggunanya


ZDNet

Ilustrasi.
 Jejaring sosial Facebook mulai menggunakan teknologi yang bisa "mengintip" segala percakapan (via inbox, status updates, dan messenger) para penggunanya. Bila didapati percakapan yang mencurigakan, Facebook bisa melaporkannya ke pihak kepolisian.

Teknologi memindai ini memantau percakapan kata per kata atau frase, seperti rencana kejahatan, kriminal, terorisme, atau kata-kata yang vulgar. Bila ditemui kata-kata yang "sesuai", sistem ini akan mengeluarkan pesan peringatan.

"Kami tidak ingin menyuruh pegawai kami untuk memantau jalur-jalur komunikasi pribadi, jadi penting rasanya untuk kami menggunakan teknologi yang memiliki peluang kesalahan yang rendah dalam memindai," demikian kata pihak Facebook kepada Reuters.

Para pegawai Facebook tidak akan melihat percakapan yang dicurigai kecuali teknologi pemindai mengirimkan notifikasi adanya pertukaran informasi pribadi tersebut. Selanjutnya, para pegawai Facebook kemudian akan mengkaji apakah pihak polisi perlu diberitahu soal adanya komunikasi semacam itu.

Namun, Chester Wisniewski, ahli keamanan senior Sophos, berpendapat, "Berita soal Facebook yang satu ini bisa sangat menakutkan sekaligus mengejutkan."

Seperti dikutip dari Security Watch, Chester mengatakan, "Mayoritas penyedia layanan komunikasi cenderung menjaga jarak terhadap materi percakapan para penggunanya. Sebab, berdasarkan aturan The Safe Harbor, bukanlah menjadi salah si penyedia layanan bila ternyata penggunanya memanfaatkan jejaring sosial untuk tindakan melawan hukum."

"Jika perusahaan mulai menganalisis muatan yang beredar, maka si perusahaan bisa-bisa dianggap bersalah bila tidak menghentikan aksi kejahatan," ujar dia.___diambil dari Kompas.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar