Selasa, 18 September 2012

Pengakuan Artis Wanita "Innocence of Muslims

demo di Jakarta


       -- Entah apa yang ada di otak Nakoula Basseley Nakoula, atau motif apa di balik pria bernama alias Sam Bacile itu, saat memproduksi "Innocence of Muslims". Tak hanya murahan dan amatir, film itu juga telah melukai hati umat muslim, karena menghina Nabi Muhammad.
Film ini Memicu gelombang protes global yang berujung pada kematian sejumlah orang tak bersalah. Gelombang protes itu juga menyebabkan banyak korban luka. 

Menurut laporan terbaru, Nakoula adalah seorang informan yang pernah ditangkap dalam kasus penipuan perbankan dan terkait produksi narkoba jenis methamphetamine. Dia kabur dari rumahnya di negara bagian California dan, kabarnya, bersembunyi di tempat rahasia bersama seluruh keluarganya.

Polahnya juga membuat orang-orang yang terlibat dalam filmnya terancam. Salah satunya Anna Gurji. Perempuan 21 tahun itu mengaku ditipu. Ia kini didera ketakutan luar biasa.

"Aku berperan sebagai pengantin termuda dari karakter bernama George," kata dia. "Aku sama sekali tak tahu George lalu diubah menjadi (Nabi) Muhammad," kata dia, seperti dimuat News.com.au.

Gurji sendiri merasa sangat ketakutan. "Aku mengunci diri dalam rumah, aku takut masyarakat Timur Tengah akan menyalahkanku," kata dia.

Dia menambahkan, tak ada niat sama sekali untuk menghina umat muslim. "Kebetulan aku beragama lain, jadi mungkin mereka menduga aku punya perasaan tertentu terhadap umat muslim. Tidak sama sekali. Aku bahkan harus minum pil agar bisa tidur. Aku dikhianati. Wajahku ada di klip film itu. Orang-orang telah melihat film mengerikan itu, dan mereka pasti melihat wajahku."

Gurji menambahkan, dia dan aktor lainnya mengira, mereka sedang bermain dalam film aksi berjudul "Desert Warrior", dan si produser, Nakoula atau yang ia kenal sebagai Sam, sama sekali tak pernah membahas soal agama.

"Aku hanya diminta berperan sebagai Hilary, istri karakter George," kata dia. "Kami diberitahu bahwa film tersebut tentang komet yang jatuh ke Bumi di masa lalu di Timur Tengah. Di mana ada sebuah suku yang mengira komet itu suci."

"Katanya ada banyak efek khusus, jadi banyak adegan dalam film tersebut direkam dengan latar layar hijau. Itu film dengan biaya rendah. Aku dibayar US$75 per hari dan semua adeganku bersama George direkam dengan latar belakang layar hijau. Aku tak mengira itu akan diputarbalikkan.

Gurji menambahkan, mungkin ia naif, tapi sama sekali tak menerima peringatan sebelumnya. "Aku mengikuti audisi, muncul dalam adegan sesuai skrenario. Tak ada dari kami, para pemain, menduga ada agenda rahasia di balik film itu."

 sumber:vivanews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar