Rabu, 26 September 2012

5 Dampak Kemenangan Jokowi di Jakarta


Menurut perhitungan cepat oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menunjukkan kemenangan kubu Jokowi dengan perolehan suara Jokowi-Ahok 43,04 persen suara, sedangkan Foke-Nara hanya 34,17 persen suara. Pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini berada di peringkat ketiga dengan 11,77 persen, disusul kemudian pasangan independen Faisal Basri-Biem Benyamin dengan 4,83 persen suara pada Pilkada DKI Jakarta kali ini.

Dan apabila perhitungan itu tepat, maka sebentar lagi akan diselenggarakan putaran kedua antara Jokowi dan Foke. Apabila Foke memenangkan pertarungan ini, saya kira Jakarta tak akan jauh beda dari sekarang. Namun apabila Jokowi terpilih nantinya, tentu akan terjadi perubahan yang saya kira akan berpengaruh ke berbagai aspek sosial dan politik di Jakarta. Namun khusus untuk masalah kemacetan dan banjir, saya kira siapapun Gubernurnya akan sulit jika tidak ada partisipasi dari masyarakat.


1. Majunya usaha lokal
Jokowi secara tegas menolak menjamurnya mall di Kota Solo, hal ini sepertinya juga akan diterapkan di Jakarta. Dengan menolak dan menyeleksi investor asing bukan berarti Jokowi mematikan pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di Jakarta, justru ia akan memajukan sektor tersebut dengan mendidik dan menyediakan tempat yang layak bagi pengusaha lokal yang berjumlah besar.


2. Berkurangnya wilayah pemukiman kumuh
Hal ini bisa dibuktikan saat pemerintahannya di Kota Solo. Dalam dua periode ia memerintah di Solo dengan APBD yang tidak terlalu banyak, pemukiman miskin dan kumuh semakin berkurang, bila Anda kurang percaya dengan hal ini Anda bisa tanya rekan Anda di Solo, apa yang terjadi di Solo dulu dan sekarang? Di Solo Jokowi mengganti pemukiman tak layak dengan sejumlah rusunawa yang layak huni.


3. Bertambahnya turis asing di Jakarta
Hal ini juga sudah terjadi di Solo. Dengan Jakarta yang mempunyai standar sebagai kota internasional akan lebih menarik lagi bagi turis asing untuk bertinggal lama-lama disini. Apabila Jakarta bersih, dan satu lagi apabila Jokowi dapat menyelesaikan masalah macet di Jakarta (inilah yang membuat turis tidak betah tinggal di Jakarta).


4. Jakarta lebih hijau
Tidak perlu diragukan lagi, sebagai lulusan sarjana kehutanan, Jokowi akan membuat Jakarta lebih hijau dari sekarang. Di Solo Jokowi benar-benar merealisasikannya dengan membangun dan memperbarui beberapa taman di Solo. Sudah pernah berkunjung ke Jalan Slamet Riyadi? Jakarta akan seperti itu nantinya.


5. Dukungan untuk PDIP dan Megawati bertambah
Untuk yang satu ini mungkin tak perlu saya jelaskan detailnya semua juga pasti sudah tahu. Dengan bobroknya sistem pemerintahan saat ini, dan melambungnya nama Jokowi di media massa (dan bila nantinya benar-benar terpilih sebagai Gubernur DKI) menjadi kesempatan emas partai banteng ini untuk meraih simpatik dari masyarakat.


Mengapa saya selalu mengambil contoh dari Kota Solo, karena rakyat yang cerdas sekarang ini hanya akan mendengar bukti, bukan janji. Dan semua rekam jejak dan bukti Jokowi dapat dilihat jika kita membicarakan Kota Solo, dan (Insyaallah) Jakarta. -
sumber
Chez-space.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar